Liputan6.com, Jakarta : Meskipun belum ada studi ilmiah
yang jelas, tapi kanker bisa saja terjadi akibat perawatan kecantikan yang
salah.
Seperti dikatakan dokter spesialis kulit dan kelamin, Dr. Amaranila Lalita,
SpKK bahwa kesalahan menggunakan silikon cair mungkin saja menyebabkan kanker.
"Prinsipnya adalah ketika ada benda atau zat asing yang bertahun-tahun
di wajah, kemudian merusak jaringan kulit dan lama-lama kulit berubah bukan
menjadi lebih baik, ini sifat kanker. Padahal, ketika ada yang tidak kompatibel
dengan kulit kita, semestinya benda asing itu akan di
reject oleh
tubuh," kata Nila, seperti ditulis Jumat (22/11/2013).
Mungkin pada kasus Mpok Atiek yang kita ketahui pernah menggunakan silikon,
dulu wajahnya bagus dan kencang. Tapi lihat setelah bertahun-tahun dan seiring
waktu, kulit wajahnya semakin turun dan ini adalah efek jangka panjang jadi
tiak langsung ditolak oleh tubuh.
"Contoh lainnya, pernah ada kasus pasang silikon kemudian silikonnya
meletus, dan wajahnya jadi kemerahan dan bengkak. Bila ini terjadi, berarti
tubuh menolak adanya benda asing tersebut," ujar Nila.
Melihat hal tersebut, Nila menegaskan, setiap orang mungkin punya kemampuan
menerima dan menolak benda asing. Tapi kuncinya, apa pun yang kita gunakan
harus diketahui dulu kemanannya. Bila membeli produk, harus jelas
brand-nya
dan bila merasa ada sesuatu yang mengganggu aktivitas atau penampilan, lebih
baik pergi ke dokter ahli jangan ke tempat sembarangan yang tidak bisa dijamin
kemanannya.